Keterangan Gambar : Aktivitas umkm
```Oleh : Yusuf. S - Elang Raung```
BANYUWANGI — Memasuki minggu ketiga penyelenggaraannya, Pasar Pinusan Songgon, Banyuwangi, semakin menunjukkan geliat positif. Pada Minggu pagi, 27 September 2026, kawasan event mingguan yang berada di kaki Gunung Raung itu tampak semakin ramai dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.
Sejak pagi, arus kendaraan roda dua dan roda empat mulai terlihat mengantre menuju lokasi. Tidak hanya wisatawan yang datang menggunakan kendaraan, para pejalan kaki dan pesepeda juga tampak memanfaatkan momentum Minggu pagi untuk menikmati suasana kawasan hutan pinus yang sejuk dan asri.
Pasar Pinusan dibuka setiap Minggu pagi mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Kehadiran event mingguan ini perlahan menjadi magnet baru bagi masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan dengan suasana berbeda.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya jalur UMKM yang dipenuhi aneka jajanan tradisional dan kuliner. Sebagian wisatawan datang untuk berburu sarapan, sementara lainnya menikmati sajian kuliner bersama keluarga. Area bermain anak pun ikut dipadati, menambah semarak suasana pasar.
Bagi para pencinta aktivitas luar ruang, Pasar Pinusan juga menjadi pilihan untuk berolahraga ringan. Pesepeda, pejalan kaki, hingga masyarakat yang sekadar ingin bersantai terlihat menikmati udara segar di bawah rindangnya pepohonan pinus.
Suasana alami kawasan hutan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Di bawah rimbunnya pohon pinus di kaki Gunung Raung, pengunjung dapat melepas penat sambil menikmati udara pagi dan panorama alam tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Namun, Pasar Pinusan bukan sekadar tempat untuk berwisata dan berburu kuliner. Kehadirannya juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat. Pengunjung dari berbagai latar belakang dapat bertemu, berinteraksi, menikmati alam, sekaligus mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan pangkuan hutan.
Di tempat ini, masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton perkembangan wisata, tetapi juga mengambil peran sebagai pelaku UMKM. Produk kuliner dan jajanan yang mereka jual menjadi bagian penting dari denyut kehidupan Pasar Pinusan.
Semakin ramainya pengunjung pada minggu ketiga menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM. Perputaran ekonomi yang terjadi di sepanjang jalur pasar memberikan harapan bahwa event mingguan ini dapat terus berkembang dan menjadi ruang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Pasar Pinusan akhirnya menawarkan lebih dari sekadar wisata murah. Ia menjadi ruang perjumpaan antara wisatawan, alam, dan masyarakat lokal—tempat orang datang untuk sarapan, berolahraga, bermain, bersantai, sekaligus mengenal kehidupan masyarakat di sekitar hutan.
Dengan suasana alam yang khas dan keterlibatan langsung masyarakat sekitar, Pasar Pinusan Songgon berpotensi menjadi salah satu alternatif destinasi wisata akhir pekan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi perekonomian UMKM lokal.*""