Phone Number

+6282317094857

Pasar Pinusan Songgon Bidik Wisata Pasar Berkelanjutan, UMKM Didorong Naik Kelas

Keterangan Gambar : Suasana pagi di pasar Pinusan di kaki Gunung Raung


By Admin 07 Okt 2026, 13:16:58 WIB 0 Comments

Pasar Pinusan Songgon Bidik Wisata Pasar Berkelanjutan, UMKM Didorong Naik Kelas

 

 

Oleh : Yusuf. S - Elang Raung  - 

BANYUWANGI — Pasar Pinusan Songgon Banyuwangi tak ingin sekadar menjadi tempat transaksi jual beli. Kawasan ini didorong berkembang menjadi destinasi wisata pasar yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menerapkan prinsip Sapta Pesona dan keberlanjutan.

Konsep tersebut menempatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu motor utama pengembangan wisata. Produk lokal tidak hanya ditawarkan sebagai komoditas ekonomi, tetapi dikemas menjadi bagian dari pengalaman wisata yang menarik bagi pengunjung.

Pengembangan Pasar Pinusan diarahkan dengan memperkuat tujuh unsur Sapta Pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan.

Penerapan konsep itu dinilai penting untuk membangun daya tarik pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan wisatawan. Lingkungan pasar yang bersih dan tertata, pelayanan pedagang yang ramah, serta produk UMKM yang memiliki kualitas dan ciri khas lokal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konsep tersebut.

UMKM Jadi Ujung Tombak

Pelaku UMKM di kawasan Pasar Pinusan memiliki peluang besar untuk memperoleh manfaat langsung dari pertumbuhan kunjungan wisata. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu fokus penting.

Tidak cukup hanya mengandalkan produk yang dijual. Pelaku UMKM perlu memperhatikan kualitas, kemasan, kebersihan, pelayanan hingga pemasaran digital.

Produk kuliner khas, kerajinan, dan berbagai produk lokal dapat menjadi oleh-oleh sekaligus identitas Pasar Pinusan. Jika dikelola secara konsisten, keberadaan UMKM tersebut berpotensi memperpanjang waktu kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Konsep wisata pasar juga dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan kreatif. Festival kuliner, pertunjukan seni budaya, pameran produk lokal hingga kegiatan edukasi lingkungan bisa menjadi agenda yang memperkuat daya tarik kawasan.

Bukan Sekadar Ramai Pengunjung

Pengembangan Pasar Pinusan tidak hanya mengejar peningkatan jumlah wisatawan. Aspek keberlanjutan menjadi tantangan yang harus dijawab sejak awal.

Pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kelestarian lingkungan, serta pemanfaatan potensi dan bahan lokal menjadi bagian penting dalam membangun destinasi wisata yang bertanggung jawab.

Keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penentu. Pengelola pasar, pelaku UMKM, warga sekitar, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya perlu bergerak dalam satu arah agar pertumbuhan wisata memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Dengan memadukan potensi alam Songgon, kreativitas UMKM, kearifan lokal, dan penerapan Sapta Pesona, Pasar Pinusan memiliki peluang untuk berkembang menjadi ikon wisata berbasis masyarakat.

Tantangannya kini adalah menjaga konsistensi. Sebab, pasar wisata yang berkelanjutan bukan hanya soal menghadirkan keramaian, melainkan bagaimana setiap kunjungan mampu menciptakan pengalaman positif, menggerakkan ekonomi lokal, dan tetap menjaga lingkungan.

Jika konsep tersebut berjalan konsisten, Pasar Pinusan Songgon bukan hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga ruang bertemunya wisata, ekonomi kreatif, budaya, dan pemberdayaan masyarakat di Banyuwangi.***

Social Share